Ada yang berbeda dengan Makassar beberapa bulan belakangan ini. Terlepas dari pembangunan di mana-mana tapi kini makassar dipenuhi oleh ratusan baligho-baligho calon walikota yang bernarzist ria disepanjang jalan di kota kelahiranku ini. Ini semua juga tidak lepas karena banyaknya calon walikota di pemilihan walikota 2013 ini. Tapi yang sangat saya sayangkan adalah tidak sedikit tim sukses calon walikota yang memilih memaku Pohon untuk tempatnya memasang baligho (Kasihan si Pohon :'( ).

Sayangnya ulah  tim sukses dan calon walikota itu ditanggapi acuh oleh KPU ataupun PEMKOT Makassar. Padahal seharusnya mereka melakukan pembersihan baligho tidak hanya menghimbau kemudian mengacuhkan jika ada yang melanggar. ( Ahh.. Ngomong sama tembok)

Karena sikap acuh dari PEMKOT Makassar dan KPU Makassar sekarang kotaku bukan lagi kota yang indah tapi pantas disebut kota Baligho. Padahal baru saja Makassar menang Piala Adipura sebagai Kota metropolitan. Yah Makassar mungkin kota Metropolitan… yang dipenuhi Baligho yang dipaku di pohon…

Kasihan Kotaku… kasihan Pohonnya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *