Sore kemarin sepulang kantor ketika menunggu angkutan umum di depan Masjid Al-Markaz ada kejadian lucu yang saya alami. Ketika asik menunggu angkutan sebuah sepeda motor berhenti didepanku. Saya tidak menoleh begitu sja karena saya lagi sibuk BBMan dengan teman. Tapi Motor itu tetap aja anteng parkir tepat di depan saya berdiri.

Sayapun kemudian menoleh kearahnya dan dia kemudian tersenyum, saya hanya membalas senyum seadanya. Sosok laki-laki yang umurnya saya perkirakan masih 25 – 30 an itu sangat asing bagi saya. Saya berusaha terus mengingat apa saya pernah bertemu dengan dia sebelumnya.

“Siapa yah?” tanya saya ke laki-laki itu.

“Masa Lupa?” jawabnya yang semakin membuat saya bingung.

Kembali mencoba mengingat-ingat wajahnya, tapi semakin saya mencoba ingat semakin saya yakin saya tidak mengenalnya.

“Siapa sih? kita kenal di mana?” tanyaku lagi.

“Hahaha” dia tertawa kemudian yang membuatku semakin bingung.

“kenapa ketawa?” tanyaku mencoba mengerti.

“Kamu lucu.” jawabnya sambil tersenyum kembali.

Sayapun kemudian memperhatikan penampilannya dari atas sampai ke bawah. Saya melihat tulisan di Bajunya tertulis perusahaan sebuah motor asal Jepang. Kemudian disebelah kiri dadanya ada sulaman namanya. Setelah membaca namanya saya semakin yakin saya tidak kenal orang ini.

“Sorry saya tidak kenal anda” kataku selanjutnya.

“Saya cuma mau infokan disemua jalan lagi macet jadi mending saya antar kamu naik motor pulang kerumah dari pada kena macet.” jawabya

“Tapi, Kamu siapa?” tanyaku heran.

“Kita memang tidak saling kenal, saya cuma SKSD saja.. Sok Kenal Sok Dekat” jawabnya sambil tertawa.

Saya yang tadinya berusaha sopan agak jengkel juga, apalagi sudah banyak angkutan umum jurusan ke rumahku yang lewat karena mengobrol dengan dia.

“Sorry yah, tapi saya tidak butuh tumpangannya apalagi tumpangan dari orang yang Sok Kenal tapi Tak Dekat,” Jawabku kemudian Pergi Menjauh… Orang itu langsung pergi setelah saya menjauh.

Walaupun memang macet karena adanya Demo Mahasiswa ditambah adanya pengamanan ketat menjelang Kunjungan Presiden dan saya butuh 3 Jam untuk sampai ke rumah karena macet. Tapi itu lebih aman daripada saya harus menumpang orang yang Sok Kenal tapi Tak Dekat itu. Setidaknya saya lebih hormati sikap orang itu jika mengajak kenalan dibanding harus menawarkan tumpangan dengan basa basi yang berlebihan menurutku.

4 Replies to “Sok Kenal Tak Dekat”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *